Gelap, bintang, bulan dan engkau yang dahulu

Gelap, bulan, bintang
dan engkau yang dahulu
tertawa
di tanah-tanah para kekasih
gelap mengamati
bulan menari-nari
bintang-bintang berlari-lari

gelap, bulan dan juga bintang
mengutuk
sudut-sudut jemari
meradai
di pelataran malam
mengais jejak sesal
kaki-kaki mengikut dengan kesal
berharap yang sia-sia

“bodohka diriku?”, tanyaku;
kepada bulan yang berbisik kepada bintang-bintang
kepada gelap yang tersenyum
menyunggingkan bibirnya
merekah di batas-batas jawaban

(2013)

Leave a Reply